Financial Literacy

Tujuan dari makalah ini adalah untuk menguji hubungan antara literasi keuangan, akses ke keuangan dan pertumbuhan antara usaha kecil dan menengah (UKM). Ini menilai apakah literasi keuangan membantu UKM untuk mengatasi asimetri informasi, mengurangi kebutuhan agunan, mengoptimalkan struktur modal dan meningkatkan akses ke keuangan.

An Empirical Evaluation of Accounting Income (Accounting)
Teori akuntansi secara umum sudah dievaluasi kegunaannya dalam praktek akuntansi melalui tingkat persetujuan dengan model analitis tertentu. Model tersebut terdiri dari beberapa tuntutan atau model tersebut adalah pengembangan perbedaan pendapat yang kaku. Didalam setiap kasus, metode evaluasi telah dibandingkan dengan praktek yang ada dengan praktek yang lebih sesuai dengan model atau sesuai dengan standar yang ada akan tetapi dengan model, keseluruhan bentuk praktek tersebut sudah mencukupi.


Kekurangan dari metode evaluasi yaitu metode tersebut tidak memperhatikan sumber pengetahuan signifikan lainnya yang berkembang, termasuk model prediksi untuk mengkonfirmasi dan mengobservasi perilaku.
Keterbatasan pendekatan analitis menyebutkan bahwa angka-angka pendapatan tidak dapat didefinisikan sebenarnya, karena kekurangan makna, oleh karena itu kegunannya diragukan. Hal ini terlihat jelas ketika praktek-praktek akuntansi dihadapkan kepada  situasi baru seperti konsolidasi, leasing, merger, research and development, price level changes, dan taxation changes. Akibatnya pendapatan bersih hanya dapat diartikan sebagai hasil dari output dari prosedur operasional terhadap kejadian-kejadian ekonomi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar